f Kisah Dua Safiri - BIMASUMBAWA.COM | Budaya dan Pariwisata

Header Ads

Kisah Dua Safiri

Safiri adalah nama dua perahu penjelajah ulung di masa silam. Safiri Sango dan Safiri Gading nama dua perahu itu. Pada suatu ketika Safiri Gading datang dari arah timur laut flores, sedangkan Safiri Sango datang dari arah barat. Badai mulai menunjukkan keangkuhannya. Dua Perahu itu pun terombang ambing dalam gelora badai. Keduanya terseret badai hingga berbenturan dan terjadi tabrakan hebat. Karena kerasnya benturan, dua sampan (sekoci) perahu itu terhempas keluar. Sampan kecil terhempas ke barat, dan sampan yang besar terhempas ke timur. 



Apa yang terjadi kemudian ?

Dua Perahu besar itu tidak bergeser arah dan menyatu menjelma menjadi sebuah gunung. Sedangkan Sampan kecil atau yang dikenal dengan Sampa tonda yang terhempas ke barat itu menjadi sebuah pulau yang bernama SATONDA. Sampan besar yang terhempas ke timur itu bernama GILI BANTA. Perahu yang menjelma menjadi gunung itu menjadi GUNUNG SANGIANG.

Percaya Atau Tidak ?

Saya tidak bermaksud agar anda mempercayai kisah ini. Tetapi itulah sastra lama yang dirangkai indah untuk mengabadikan keagungan dan keindahan suatu tempat. Sangiang,Satonda dan Gilibanta adalah percik pesona yang menjanjikan harapan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.