f Membudayakan Pembangunan - BIMASUMBAWA.COM | Budaya dan Pariwisata

Header Ads

Membudayakan Pembangunan

Pembangunan adalah proses perubahan yang terus menerus dilakukan untuk kemajuan. Tapi dalam proses tersebut ada satu hal yang kita lupakan dan belum terintegrasi yaitu Membudayakan pembangunan itu sendiri. Selama ini, sudah berapa banyak kearifan dan kreativitaa lokal yang kita abaikan dalam proses pembangunan. Contoh kecil saja, sudahkah konten dan kreatifitaa lokal dimanfaatkan dan diberdayakan dalam setiap gerak pembangunan? Kotak jajan dan kue saja dalam setiap rapat rapat di pemerintahan sudahkah menggunakan kue kue tradisional Mbojo ? Selama ini pada setiap rapat didominasi oleh jajanan import dan instan. Itulah dinamika yang berkembang dalam diskusi komunitas makembo dan BJJ bersama bapak Badrul Munir mantan Wagub NTB dalam rangka menjaring masukan tentang persiapan pengembangan kawasan SAMOTA (teluk saleh, moyo dan Tambora). 

Pengembangan tiga kawasan ini tentunya tidak hanya memenuhi aspek.kemaritiman,pariwisata, pertanian,perkebunan, kehutanan dan peternakan, tetapi juga kebudayaan. Sebagai komunitas yang bergelut di bidang seni budaya, saya mengusulkan agar kearifan lokal, akulturasi budaya etnis lingkar tambora dan aspek kesejarahan bagi sanggar,pekat dan Tambora diangkat sehingga proses pegembangan SAMOTA akan berlangsung secara terintegrasi. 

Dalam diskusi tersebut saya kembali menggaungkan pengembangan kawasan BENTANG TAMBORA yang meliputi Benteng asa kota, wadu pa a, museum kebidayaan Sanggar, rekonstruksi benteng Lawang Kuning Sanggar, penataan makam Kuno Sanggar, penataan Mada Oi Tampuro, penataan 3 Jalur pendakian di lingkar utara Tambora, pengembangan Rumah Madu Kawinda To i, air terjun, museum alam situs peradaban Tambora, pemberdayaaan masyararakat lingkar utara Tambora dan wisataa kebun kopi.  Pada kesempatan ini kami ingin mendapat masukan dari teman teman facebook sebagai bahan usulan Makembo dalam rangka rencana penerbitan BLUE PRINT SAMOTA.

Oleh  : Alan Malingi 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.