f Susu Kuda Liar - BIMASUMBAWA.COM | Budaya dan Pariwisata

Header Ads

Susu Kuda Liar


Seorang ibu sedang memerah susu kuda (Foto :www. wiranurmansyah.com)



Sejak dulu populasi kuda di wilayah pulau Sumbawa khususnya di Bima cukup banyak. Kuda-kuda Bima dikenal kecil tapi cukup kuat. Tentunya kita sama-sama tahu bahwa Kuda sejak dulu telah menjadi tulang punggung transportasi tradisional dan juga digunakan untuk dipacu dalam arena Pacuan Kuda.Dalam catatan Sejarah, Kuda-Kuda Bima banyak diekspor keluar negeri baik untuk kebutuhan daging maupun untuk perang. Salah satu pertempuran sengit yang memanfaatkan tenaga Kuda Bima adalah Perang Trunojoyo pada Abad 16 M. Saat itu kuda Kapitang dari Bima dibawa oleh Sultan Nuruddin Abubakar Ali Syah yang memerintah antara tahun 1682-187 M.

Susu Kuda Liar Dalam Kemasan
Dibalik kehebatannya digunakan dalam berperang, ternyata susu kuda Bima pun memiliki banyak khasiat. Susu Kuda Liar Bima juga dijuluki Obat Dewa. Susu kuda liar sangat baik diminum setiap hari, untuk mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit. Aturan minumnya adalah dua kali sehari masing-masing satu gelas pagi dan sorehari. Berdasarkan kesaksian banyak orang, bila dikonsumsi secara rutin, susu kuda liar Sumbawa berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit, antara lain, Anemia,Asam Urat, Asma,Avitaminosis,Bronchitis,Gangguan pencernaan,Ginjal, Kencing manis (diabetes), Leukimia, Liver,Menurunkan kadar kolesterol dalam darah, Paru-paru basah, Rematik dan TBC. Bila dicampur dengan madu jahe dan kuning telur ayam kampung, susu kuda liar bisa meningkatkan Vitalitas Pria.(Sumber Google.Com)

   
Kawanan Kuda di Bima
Di kabupaten Bima, terdapat beberapa wilayah kecamatan yang meproduksi Susu Kuda Liar antara lain di kecamatan Madapangga, Donggo, Soromandi, dan Tambora. Dengan segala khasiatnya itu, Susu Kuda Liar dan petani Pemerahnya harus betul-betul diperhatikan terutama berkaitan dengan eksistensi populasi Kuda yang ada di Bima. Kuda-kuda yang menghasilkan susu itu harus dipertahankan populasinya agar tidak dijual keluar daerah. Disamping itu, perlu ada kebijakan daerah untuk men ”Trade Mark ” Susu Kuda Liar dari Bima dan Pulau Sumbawa pada umumnya sehingga kedepan akan terus menjadi komoditi unggulan Daerah.

Penulis : Alan Malingi 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.