f Meladani 8 Unsur Alam - BIMASUMBAWA.COM | Budaya dan Pariwisata

Header Ads

Meladani 8 Unsur Alam


Filosofi tentang kehidupan, kepribadian menuju kemuliaan bagi Dou Mbojo diambil dari delapan wujud alam semesta yaitu tanah, air, api, angin, bulan, matahari, langit, dan laut. Manusia Mbojo diharapkan mampu mengikuti sifat-sifat unsur dalam delapan wujud alam itu. Oleh karena itu, sebelum mengikuti sifat –sifat itu, harus diketahui lebih dulu apa dan bagaimana sifat dan tabiat dari delapan unsur alam itu.Salah satu untaian kalimat yang penuh makna yang lahir dari keindahan tradisi tutur masyarakat Mbojo sejak berabad-abad silam adalah sebagai berikut :  


“Dou ma na’e ro dese ra ntasa ede du dou ma: Icakaina, bunesantika dana ma taho mena; Duakaina, bunesantika oi na busi kasiana; Tolukaina, bunesantika afi na pana pala na kamoriku dou; Upakaina, bunesantika angi na lao di pado-pado wati wara ma tapana; Limakaina, bunesantika wura na kasanaku iu dou mationa; Inikaina, bunesantika liro na mbeiku mori di dou marepa; Pidukaina, bunesantika langi di ma bonto dou marepa; Warukaina, bunesantika moti na tarima mena samena ma lu’u pala ntumapa ndangana”.

Orang yang besar dan mulia itu adalah orang yang: Pertama, ibarat tanah, tabah menghadapi segala keadaan;Kedua, ibarat air, dingin menyejukkan; Ketiga, ibarat api, panas menghidupkan gairah; Keempat, ibarat angin, dapat menyentuh semua sudut tanpa bisa dihalangi; Kelima, ibarat bulan, menyenangkan hati orang yang memandangnya;Keenam, ibarat matahari, memberikan kehidupan bagi semua orang; Ketujuh, ibarat langit, memberikan naungan bagi semua orang; Kedelapan, ibarat laut, dapat menerima masukan dari manapun namun tetap terjaga asinnya.

Meneladani 8 unsur alam itu bukan berarti kita harus menyembah tanah, angin,air, api, bulan, matahari, langit dan laut. Tetapi mari kita mencerna dan mengamati sifat-sifat yang dimiliki wujud alam sebagai wujud ketakjuban atas keindahan ciptaanNya . Semua itu akan bermuara pada sikap kita memuji kebesaran Sang Khalik. Sang Rabbul Izzati. Allah SWT.

Penulis : Alan Malingi 

Sumber :
Mukhlis, ADAB KETATANEGARAAN DALAM MANUSKRIP BIMA:  Kajian Atas Naskah Jawharah Al-Ma`Arif  Koleksi Museum Samparaja Bima, Annual Conference on Islamic Studies 2010. Banjarmasin

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.