f Tidak Ada Negara Dalam Negara - BIMASUMBAWA.COM | Budaya dan Pariwisata

Header Ads

Tidak Ada Negara Dalam Negara

Hal itu disampaikan oleh Sultan Palembang Darussalam pada acara pengukuhan Ikatan Cendekiawan Keraton Nusantara Wilayah Nusa Tenggara Barat Di Hotel Mutmainah Minggu malam,18 September 2016.Keberadaan Raja dan Sultan Se Nusantara adalah sebagai wadah pelestarian adat dan budaya Bangsa yang berbhineka Tunggal Ika. NKRI adalah harga mati untuk dipertahankan dan keberadaan Raja dan sultan adalah pilar yang memperkokoh NKRI.
Hubungan antara keberadaan para Raja dan sultan dengan NKRI dilukiskan dalam sebuah ungkapan yang cukup menggelitik. KAMU ADA KARENA KAMI ADA. KINI KAMI ADA KARENA KAMU ADA. DAN KAMU HARUS MENGAKUI BAHWA KAMI MASIH ADA. Ungkapan itu berarti kamu(NKRI ) ada karena kami(Para Raja) ada. Kini para Raja ada karena keberadaan NKRI. Dan NKRI harus mengakui bahwa para Raja dan Sultan itu masih ada sebagai penjaga marwah kebudayaan dalam bingkai NKRI.
Keberadaan forum Raja dan Sultan masih sangat dibutuhkan oleh NKRI dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa saat ini dengan menggali kembali Tata Nilai yang pernah hidup dan berkembang di era kerajaan dan kesultanan. Salah satunya adalah hukum hukum adat yang dulu pernah diterapkan di masing masing wilayah.
Oleh karena itulah, dibentuk Forum Ikatan Cedekiawan Keraton Nusantara sebagai wadah kajian dan penelitian terhadap sejarah,budaya dan Tata nilai yang pernah diterapkan pada masa lalu.

Penulis : Alan Malingi 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.