f Makna Nenggu Dalam Pernikahan - BIMASUMBAWA.COM | Budaya dan Pariwisata

Header Ads

Makna Nenggu Dalam Pernikahan

Pada masa lalu, setelah prosesi akad nikah, pengantin baru tidak langsung di antar ke tempat resepsi atau ramah tamah. Mereka harus melewati tahapan prosesi yang dikenal dengan Nenggu. Bunti Mone melangkah mendekati Bunti Siwe guna  melaksanakan upacara nenggu, yaitu mempersembahkan jungge atau kembang di sanggul kepada  Sang Bunti siwe tercinta. Upacara ini kadang – kadang disebut Upacara Cepe Jungge. Bunti mone mengawali upacara dengan mempersembahkan sekuntum Jungge Kala( kembang goyang Merah) sebagai isyarat bahwa Bunti Mone seorang gagah berani, namun Jungge Kala lambang keberanian itu ditolak oleh Bunti Siwe. Bunti Mone tidak patah semangat.

Lalu Bunti Mone mempersembahkan Jungge Monca (kembang goyang Kuning) kepada sang Bunti Siwe. Jungge Monca lambang kejayaan juga ditolak oleh bunti siwe. Bunti mone tidak putus asa, di tangan masih ada sekuntum jungge bura(kembang goyang  Putih) sebagai lambang keikhlasan hati dalam membina mahligai rumah tangga. Penyerahan jungge bura(Sanggul Putih) disambut gembira oleh Bunti Siwe. Jungge bura sebagai simbul keikhlasan lebih utama dari sekuntum bunga merah dan kuning.

Nenggu mengandung makna bahwa keberanian tanpa keikhlasan akan menimbulkan petaka bagi keluarga. Kejayaan dan kekayaan yang diraih dengan hasat dengki tidak akan berguna. Semua perjuangan tanpa kesucian akan sia – sia tanpa keikhlasan dan ketulusan hati. Cinta yang tulus dan ikhlas akan melahirkan kasih sayang sejati sebagai modal membina rumah tangga menuju mahligai yang Sakinah, Mawaddah dan Warrahmah.

Penulis : Alan Malingi

Sumber :
Rangkaian Prosesi Pernikahan Adat Bima-Dompu, Hilir Ismail &Alan Malingi

Keterangan Istilah :
-         Bunti Mone           = Pengantin pria
-         Bunti Siwe            = Pengantin Wanita
-         Jungge                  = kembang di Sanggul
-         Nenggu                 = menyematkan sanggul
-         Cepe Jungge          = mengganti kembang di sanggul

-        

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.