f Senandung Harap Dari Sambori - BIMASUMBAWA.COM | Budaya dan Pariwisata

Header Ads

Senandung Harap Dari Sambori

Menurut sejarahwan dan budayawan Bima, Belaleha merupakan seni music vocal yang tertua. Seni vocal ini berisikan doa dan pengharapan agar tanah dan negeri, keluarga dan  masyarakat senantiasa mendapat perlindungan dari Sang Khalik dan dijauhkan dari bencana. Secara umum alunan vocal Belaleha dilantunkan pada acara sunatan/khitanan dan acara pernikahan. Sehingga di kalangan masyarakat Sambori dikenal dengan Belaleha Suna ro Ndoso (Khitanan) dan Belaleha Nika Ro Neku(Pernikahan). Syair Belaleha berisi petuah, nasehat, pantun dan pujian  dan harapan kepada yang Maha Kuasa.

Sesuai fungsinya, Belaleha dibagi dalam dua jenis yaitu  Belaleha Randa dan Belaleha Ranca. Belaleha Randa dihajatkan untuk penobatan seseorang dalam satu upacara adat dan pada masa pra Islam untuk persembahan sesajian, tetapi setelah Islam ritual itu tidak dilaksanakan lagi. Sedangkan Belaleha Ranca digelar untuk hiburan biasa.

Tradisi melantunkan senandung Belaleha masih terus dilakukan hingga saat ini di wilayah desa Sambori dan sekitarnya, terutama dalam rangka hajatan-hajatan warga, hiburan dan menyambut tamu desa. Meskipun tetap dilantukan dalam berbagai hajatan warga, namun generasi muda Sambori terutama remaja puteri tidak tertarik untuk menekuni senandung Belaleha.

Senandung Belaleha diawali oleh salah seorang ibu. Setelah satu bait maka dilanjutkan secara bersama-sama oleh ibu-ibu yang lainnya. Demikian seterusnya hingga berlangsung selama tiga puluh menit dan bahkan lebih.
Berikut Senandung Belaleha

Belaleha,
Alona Tembe Kala
Aloyilana matiri nggunggu
Ndoo poda dikatente Cepe
Belaleha
Ria Ese Tolo Reo
Mamuna Tembe me’e ma riu
Dodoku di salampe cempe
Belaleha
Nuri se tolo naru
Manangi la ntonggu tolu
Oi oluna sacanggi moro
Bela leha
Akadu la joa
Makidi katake hidi
Rasapana ra ngari dompo
Belaleha
Akadu dou matua
Ma wi’ina nggahi karenda
Karenda da mbali mbua
Catatan : syair ini dilantunkan untuk menghibur anak-anak yang lagi disunat. Dan dihajatkan untuk meringankan rasa sakit sang anak ketika disunat.


Penulis : Alan Malingi 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.