f Tradisi Doa Soro Di Teluk Waworada - BIMASUMBAWA.COM | Budaya dan Pariwisata

Header Ads

Tradisi Doa Soro Di Teluk Waworada

"DOA SORO" adalah Kegiatan Sosial Budaya Bagi Masyarakat Nelayan Desa Rompo Kec. Langgudu. Doa Soro dimaksudkan utk memohon Limpahan Rahmat dan Rejki dari Allah SWT. Khususnya Ikan melimpah. Doa Soro diikuti oleh seluruh masyarakat Nelayan.

Pesta Adat (Doa Soro) Biasanya dilaksanakan sekali dlm setahun, antara bulan pebruari, maret dan april. Perlengkapan doanya terdiri dari : - Ayam Jantan dan Betina yg disembelih di pinggir laut, - Kambing dan Kerbau disembelih di pibggir laut yg disaksikan oleh seluruh masyarakat nelayan, kemudian Kepala Kerbau dan Kambing dihanyutkan ke laut dg menggunakan rakit yg dibuat khsus. (Tahun ini tdk ada kerbau dan kambing). -Ikan Laut yg dibakar dan direbus.

Ayam, Kambing, Kerbau disembelih oleh Tuan Guru/ Imam Masjid dan Doa, dipimpin oleh Tuan Guru/ Ulama, acaranya dilakukan sejak waktu pagi (waktu arak-arakan keliling kampung). Acara doanya dilakukan pada waktu Siang (Ba'da Duhur) atau Sore (Ba'da Ashar). Bulan Pebruari, Maret dan April adalah bulan akhir musim hujan dan memasuki musim kemarau.

Sumber : Abubakar, SH ( Sekcam Langgudu)
Penulis : Alan Malingi


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.