f Buah Manis Kehidupan - BIMASUMBAWA.COM | Budaya dan Pariwisata

Header Ads

Buah Manis Kehidupan


Semua orang tentu ingin mendapatkan hasil akhir yang memuaskan sebagai buah manis dalam kehidupan ini. Tahu kah anda, apakah buah manis dalam kehidupan ini? Buah itu adalah kejujuran. Tidak ada mutiara terindah dalam kehidupan ini selain kejujuran dalam kebenaran.Orang jujur sangat sulit didapatkan. Orang pintar cukup banyak. Para tetua di Bima sering melontarkan sebuah perbandingan " Ngupa dou ma rombo susa, dou ma loa na mboto". artinya mencari orang jujur susah, tetapi orang pintar cukup banyak".
Orang yang jujur selalu bersikap lurus dan tulus dalam menjalani kehidupan. Para tetua memberikan perumpamaan orang jujur dengan " Rombo Mila, Mbeko Nggal" Lurus Mila, bengkok Nggala( sejenis bajak tradisional Bima. Rombo berarti lurus. Mila adalah sejenis bambu kecil untuk membuat seruling atau sarone sejenis alat musik tiup tradisional Bima. Lurusnya Mila sulit sekali untuk dibengkokkan. Lebih baik bengkok bajak yang kuat daripada Mila yang sejenis bambu kecil.Hal itu menunjukkan bahwa kejujuran dilandasi oleh keteguhan hati untuk tetap menjalankan yang benar dan menghindari berbuat curang.
Maka dalam kehidupan ini, kita wajib menjadikan diri kita agar disenangani karena kejujuran, bukan menjadi orang yang dibenci karena kebohongan. Para tetua sering menyindir " Ma poda labo ma cowa na lao kalai " artinya yang benar dengan yang bohong itu terpisah ibarat minyak dengan air.
Jujur senantiasa memompa manusia kepada keselamatan dunia akhirat. Tidak ada orang bohong diakui oleh orang lain,sebagai orang baik, sebab kebaikannya dinodai oleh kebohongannya.Kejujuran yang lahir dari lubuk hati yang ikhlas dan suci sukar dinodai oleh apapun. Demikian dikatakan Anwar Hasnun Dalam " Indahnya Maja Labo Dahu.
Kejujuran adalah salah satu implementasi watak yang lahir dari sikap hidup " Maja Labo Dahu " karena orang jujur malu untuk tidak berkata benar dan takut jika berbohong dan hasil kebohongannya berimplikasi negatif baik bagi dirinya, orang lain atau alam lingkungannya.
Mari, senantiasa memetik buah manis kehidupan dengan senantiasa mengedepankan keikhlasan dan kejujuran.
Penulis : Alan Malingi
WA : 08123734986
Sumber : Anwar Hasnun, Indahnya Maja Labo Dahu.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.